Setiap Orang Mempunyai Kelebihan

Pagi itu, Ikal sedang santai di rumahnya.. Seperti biasa, Ia bolak balik membaca beberapa buku cerita yang dibelikan ibunya. Saat asyik membaca tiba-tiba terdengar pintu diketuk orang.

 1_Cerita Mela_

Tok!, tok!, tok!

“Assalamualaikum”, salam seseorang dari luar.

“Waalaikumsalam” jawab Ikal bergegas bangun dan menaruh bukunya diatas meja.

“Eh Silva, silakan masuk”, kata Ikal mempersilahkan Silva masuk.

“Kamu mau apa kemari, aku sedang asyik membaca buku nih” kata Ikal agak kesal dengan kedatangan Silva.

“Maaf ya, aku ganggu kamu, ini penting karena ada  berita menyenangan” kata Silva tersenyum

“Ha, berita menyenangkan?” tanya Ikal berbinar binar

“kamu dan teman-teman yang lain akan ikut lomba memasak. kamu didaftarkan oleh ustadzah. Sahira sahabatmu juga ikut, loh”, kata silva menjelaskan.2_Cerita Mela

“O iya, kamupun akan punya kelompok memasak bersama Ratih dan Putri”, lanjut Silva lagi.

Ikal terdiam.

“Wah, itu asyik sekali. Tapi, kenapa Ratih dan Putri yang membantuku?”, Ujar Ikal kurang senang.

“Kan lebih asyik jika berkelompok dengan Nikita dan Mira. Sebab Nikita nilainya tinggi. Demikian juga Mira. Sedangkan Ratih lemah  dan Putri nilainya selalu jelek” gumam Ikal dalam hati.

“Loh, kok, melamun?” tanya Silva mengagetkan.

“Eh…, Enggak kok”, ucap Ikal

3_Cerita Mela“Terus lomba memasaknya dimana?”, tanya Ikal menutupi lamunannya.

“Di alun-alun dekat toko bangunan itu, loh…” jawab Silva.

“Oh…. iya”, kata Ikal mengerti lokasinya

“Ya sudah, aku pamit dulu ya, itu saja yang ingin kuberi tahukan, assalammualaikum!” salam Silva sambil beranjak pergi.

“Waalaikumsalam”, ujar Ikal.

Hari yang ditentukan pun tiba. Ikal berangkat dengan wajah cemberut. Mereka  naik bus yang khusus disediakan 4_Cerita Melauntuk peserta lomba. Didalam bus, Ikal masih menyesali kenapa Ratih dan Putri yang menjadi anggota kelompok memasaknya. Setiba di alun-alun, Ikal dan kelompoknya segera menyiapkan bahan-bahan untuk lomba memasak. Termasuk bahan-bahan dari putri yang dipesan Ikal kemarin lewat telepon.

Lomba memasak pun dimulai. Tidak lupa sebelum mulai berlomba, mereka bertiga membaca doa bersama. Setelah berdoa Putri bertanya lembut,

5_Cerita Mela“Ikal apakah kamu juga membawa bahan-bahan yang kupesan kemarin?”.

“Bawa” jawab Ikal.

“Kita mau buat apaan nih?” tanya Ikal

“Kita akan membuat kue pelangi” jawab Putri sambil mengambil tepung.

Ikal memikirkan putri yang katanya akan membuat kue pelangi. “Ah paling dia Cuma bilang bilang aja, masak anak yang nilainya jelek itu bisa membuat kue pelangi? Kalau orang yang nilainya bagus pasti pintar juga memasaknya!” pikir Ikal meragukan Putri.

Saat Ikal bekerja membuat adonan, Putri berkata lembut “Ikal, cara buatnya bukan begitu tapi begini”, Ujar Putri sambil memperagakan membuat adonan yang rapi. Sedangkan Ratih tampak lincah memasak.  Ikal tidak menyangka kalau Putri dan Ratih bisa memasak jauh lebih hebat darinya.6_Cerita Mela

Ikal masih tidak percaya bahwa sebenarnya Putri dan Ratih benar benar hebat memasak. Dan akhirnya Ikal percaya setelah kue pelangi mereka jadi.

TING!

“Waktu telah selesai!” seru juri.

Lalu, beberapa saat kemudian para juri mulai menilai makanan buatan para peserta.

7_Cerita MelaSaat tiba giliran kelompok Ikal, Putri dan Ratih. Mereka bertiga tampak deg-degkan sambil berdoa dalam hati semoga hasil masakan mereka dapat juara.

Dan, waktu yang ditunggupun tiba. Setelah semua masakan peserta lomba dinilai para juri lalu mengumumkan hasilnya.

“Baiklah…, hadirin sekalian, setelah kami nilai, maka kami putuskan pemenangnya adalah…………..”, juri terdiam sesaat melihat seluruh peserta lomba.

Dan juripun melanjutkan pengumumannya.

pemenangnya adalah……….. kelompok …..Ikal, Putri dan Ratih!” seru juri bersemangat.

 

“Ha…..??? kita yang menang…!!! Ujar Ikal seolah tak percaya.

“Alhamdulillah… kita menang karena kepintaran kalian berdua”, ujar Ikal sambil memeluk Ratih dan Putri.

‘”Tapi, tanpa kamu juga kita tidak akan menang, Ikal”, sahut Ratih.

Ikal jadi tersadar. Ikal merasa malu sama ratih dan Putri karena sebelum ini sering meragukan kemampuan mereka.

“Putri, Ratih, maafkan aku ya, sebenarnya aku berpikir bahwa kalian itu tidak pintar memasak” kata Ikal jujur

“Gak apa apa, Ikal. Kami justru senang satu kelompok denganmu”, kata Putri.

Ikal kembali memeluk teman-temannya. Dia jadi sadar bahwa kita tidak boleh menilai seseorang dari luarnya saja. Setiap orang pasti diberikan oleh Allah kelebihannya masing-masing.8_Cerita Mela

Triple F 2014

triple F

Gak terasa sudah 2014

Mela sudah 9,5 tahun, Firraz sudah 8 tahun dan Fakhri sudah 2,5 tahun

Mela masih sibuk dengan gambar-gambarnya. Namun kini diselingi “menulis”. Menulis cerita. Seringnya cerita bergambar. komplet dengan hobby nya. Tulisannya sudah lumayan dan sudah sangat banyak. Alhamdulillah, setelah berkutat di urutan III atau II, akhirnya raport kemarin katanya bisa dapat yang I.

Firraz.
Hal menyenangkan darinya dalam satu tahun terakhir ini tentu saja perubahan sikapnya. Tidak lagi suka nangis dan marah-marah. kalau mengingat dulu…. waduhhhhh…. sehari gak kehitung marah dan nangisnya. alhamdulillah. Sebagai anak laki-laki dia sudah mulai bergaul dengan teman sebaya di lingkungan. Pulang sekolah langsung keluyuran dengan sepedanya. Pulang jelang maghrib. makin gelap saja jadinya. Bahkan beberapa kali ikut orang mancing di pantai. dapat kepiting… tapi larena musim hujan, tentu saja takut, kuatir dengan kepergiannya. satu yang belum berubah : malasnya bangun pagi. sering sekali terlambat bahkan Mela ikutan kena getahnya karena menunggu dia….

Fakhri

Wah, cerita tentang anak ini selalu menggemaskan. Lucu……..
Aseli anak Ayah. Paling lengket dan dekat sama Ayah. Mungkin mereka masih kangen-kangenan karena selama hamil ditinggal ke Yogya oleh Ayahnya.
Jelang usia 2 tahun sudah bisa ikut sholat jamaah. bahkan bbrp bln kemdian ikut ayah ke masjid untuk jumatan.
Saat ini seringnya dia jadi ‘musu’ bersama kedua kakaknya. karena kalau Mela Firraz lagi main pasti mainan itu yang mau dimainin dan diambil juga….

10 Petanda Anak Cerdas

Kesehatan Ibu Dan Anak Setiap orangtua pastilah menginginkan anaknya cerdas, ada beberapa ciri-ciri buah hati Anda memiliki kepintaran dibandingkan yang lainnya.

Menurut American Association of Gifted Children, Duke University, Durham, North Carolina (AS), berikut ini beberapa ciri-ciri anak cerdas.

1. Mampu membaca di usia dini. Daya ingat yang sangat baik serta kemampuan untuk belajar dengan cepat, membuat mereka mampu membaca pada usia yang sangat dini.

2. Mampu berjalan dan bicara di usia dini. Kemampuan koordinasi tubuh berkembang lebih cepat, memudahkan mereka belajar berjalan.

3. Aktif bertanya. Anak cerdas umumnya cepat bosan sehingga selalu ingin tahu tentang hal-hal baru –yang membuat mereka menjadi penanya yang sangat aktif dan seringkali sangat kritis serta sangat “bermakna”, sehingga membutuhkan penjelasan yang cukup rinci. Baca lebih lanjut

Penelitian: ASI Bisa Membuat Bayi Laki-Laki Lebih Cerdas

Anak laki_ASI menentukan kecerdasannya

Menyusui bayi Anda dapat membantu mereka mencapai keberhasilan akademis pada usia 10 tahun, terutama pada si buyung, demikian hasil penelitian terbaru menyebutkan. Para peneliti dari University of Western Australia menemukan bahwa anak-anak yang terutama mendapatkan ASI selama enam bulan, tampaknya lebih baik dalam matematika, membaca, menulis, dan mengeja. “Efeknya terkuat pada anak laki-laki.,” demikian bunyi hasil penelitian.

lebih lanjut seperti dikutip dari republika diperkirakan bahwa ikatan antara ibu dan bayi dipupuk selama menyusui adalah berarti ibu yang lebih perhatian dan mendukung anak-anak mereka. “Anak laki-laki lebih responsif terhadap perhatian ibu ketika belajar, ini yang dapat menjelaskan mengapa menyusui memiliki dampak yang lebih besar pada mereka,” kata para peneliti.
Baca lebih lanjut

Mendidik Anak Dimulai Sejak Dalam Kandungan

Anak_perlu dididik sejak dalam kandungan....

Dosen Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB), DR IR Dwi Hastuti, M. Sc mengatakan pembentukan karakter anak dimulai sejak dalam kandungan. “Memiliki anak yang berprestasi membanggakan adalah harapan setiap orang tua, namun untuk menghasilkan generasi muda berkualitas tergangung dari peran orang tua masing-masing,” katanya, di Bogor, Senin.

Ia menjelaskan, ada tiga kunci yang harus diterapkan dalam membentuk karakter anak yakni perhatian, pendekatan dan komunikasi. “Tiga point ini yang harus dikuasai para orang tua khususnya ibu,” kata Dwi.
Baca lebih lanjut

Kapankah Saat Terbaik bagi Anak Mulai Kenal Uang?

“Ibu…..minta uang seribu, mau beli jajan”,

Wah, kata-kata itu sudah teramat sering kita dengar. Setiap hari, bahkan setiap saat. Terkadang bingung juga, apalagi kalau tidak ada

Ayah...... Firraz Minta uang...........

uang kecil atau seribuan. Kalau juga di percaya pegang uang yang lebih besar, kadang hilang di jalan. Ternyata Pemahaman tata kelola keuangan haruslah dimulai sedari awal. Sebagaimana dikutip dari republika Pemahaman itu diberikan sesuai jenjang usia si anak. Orang tua sebagai figur sentral pendidikan keuangan utama diluar sekolah memiliki peranan penting. Peranan itu akan tercermin bagaimana anak mengelola keuangan mereka. Tanpa adanya acuan dari orang tua, anak tentu berisiko menganut budaya konsumtif dan jangka pendek.

Sebuah studi di AS mengungkap minimnya pengetahuan tata kelola keuangan ditengah pola konsumtif bisa berbahaya. Faktanya, studi  juga mengungkap satu dari enam siswa di negara itu tidak memahami bahwa saham jangka panjang menghasilkan keuntungan berlipat ketimbang obligasi. Hal mengejutkan lain, hanya satu dari lima siswa yang mengerti bahwa bunga yang dibayarkan pada rekening tabungan dikenakan pajak.
Baca lebih lanjut